Gorontalo 06 Maret 2025, Fokuslinenews.com– Seorang penjual kosmetik asal Gorontalo diduga mengalami ketidakadilan setelah diperiksa oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Gorontalo. Dalam penggerebekan yang dilakukan, laporan menyebutkan bahwa surat perintah hanya diperlihatkan secara sekilas kepada terlapor. Ketika terlapor ingin memeriksa lebih lanjut terkait surat perintah tersebut, ia tidak diizinkan oleh anggota yang bertugas.
Sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada awak media Fokuslinenews.com bahwa oknum Kasat Narkoba Polres Gorontalo diduga menerima uang sebesar Rp10 juta sebagai bentuk "tanda terima kasih" dari pihak terkait atau kerabat tersangka.
Namun, meskipun uang tersebut telah diterima di ruangan Kasat, kasus tetap berlanjut ke tahap penyidikan.
"Saya akan membantu," ujar Oknum Kasat Narkoba RS, sebagaimana dikutip oleh sumber terpercaya.
Lebih lanjut, sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa barang yang disita dalam kasus ini terdiri dari 17 item kosmetik dengan berbagai merek, 40 paket produk Brilian, 51 botol toner kuning, dan barang lainnya.
*Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Reaksi Masyarakat*
Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat Gorontalo yang mempertanyakan apakah ada permainan di balik proses penegakan hukum ini.
Selain dugaan penerimaan uang oleh oknum polisi, sumber tersebut juga menyebut bahwa penggerebekan yang dilakukan terhadap penjual kosmetik ini diduga dilakukan tanpa surat perintah yang sah. Jika benar, hal ini berpotensi melanggar prosedur hukum yang seharusnya dijalankan dengan transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kabar ini pun langsung memicu reaksi dari masyarakat yang mempertanyakan integritas aparat penegak hukum. Jika dugaan ini terbukti, bukan tidak mungkin citra Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng oleh praktik yang tidak mencerminkan asas profesionalisme dan transparansi.
*Menunggu Klarifikasi Resmi dari Polres Gorontalo*
Hingga berita ini diterbitkan Kasad tidak respon saat di tlp juga via chatt WhatsApp, awak media juga menunggu respon resmi dari pihak Polres Gorontalo terkait dugaan tersebut. Media ini terus berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.
Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasinya dalam berita lanjutan. (Cheny R)
0 comentários:
Posting Komentar