Sulut, FokuslineNewas - Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menggelar reses masa persidangan ke dua(2) Tahun 2025 di daerah pemilihan masing-masing.
Kali ini khususnya Wakil Rakyat yang berasal dari Daerah Pemilihan (dapil)Kabupaten Minahasa Tenggara(Mitra) dan Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel) turun ke dapil menemui konstituen masyarakat setempat, seperti yang dilakukan Pimpinan DPRD Sulut Michaela Elsiana Paruntu(MEP) turun ke dapil menyerap aspirasi dari warga masyarakat, MEP panggilan akrabnya hadir didesa Raanan baru satu wilayah Motoling di reses ini selain warga desa Raanan baru satu MEP bertemu warga Motoling barat.
Ibu Michaela dalam tatap mukanya menampung berbagai aspirasi, masukan dari warga setempat, aspirasi tersebut warga meminta penanganan jalan desa dan lampu jalan, dranise yang perlu penanganan secepatnya.
Kata MEP ”Ini aspirasi dan masukan dari masyarakat akan saya perjuangkan di dewan provinsi nanti saat rapat dengar pendapat dengan pemerintah daerah, begitupun akan disampaikan ke pemerintah daerah kabupaten Minahasa Selatan.” ungkap MEP sabtu 15/3.2025.
Selain itu MEP juga turun reses menemui masyarakat didesa kilometer tiga kecamatan Amurang, desa yang menghubungkan jalur jalan ke desa Lobu kecamatan Touluan Kabupaten Mitra akan diperhatikan untuk dilakukan perbaikan
Didesa kilometer tiga warga keluhkan masalah jalan yang rusak. sehingga warga setempat minta untuk diperbaiki.
”Saya berjanji akan komunikasikan hal ini ke dinas PUPR terkait jalan desa kilometer tiga, jalan tersebut menghubungkan antara kilometer tiga dengan desa Lobu Minahasa tenggara yang saat ini rusak berat dan memastikan pada tahun 2026 akses jalan kilometer tiga yang berhubungan langsung dengan desa Lobu akan diperbaiki.” tegasnya.
Angelia Wenas
Anggota DPRD Sulut Angelia Regina Wenas (ARW) belum lama ini melaksanakan reses 1 Tahun 2025 di daerah pemilihannya Bolmong Raya yakni Bolmong Timur (Boltim) dan Kotamobagu.
Dalam reses tersebut, legislator Fraksi Partai Demokrat itu menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat. Seperti aspirasi nelayan Boltim, mereka berharap dapat melapor biba berangkat di Syahbandar Kotabunan. Karena sekarang nelayan Boltim harus melapor di Syahbandar Mitra. Kemudian di Kotamobagu terkait bantuan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ada juga beberapa aspirasi yang berhasil dikumpulkan personel Komisi II ini diantaranya sebagai berikut:
Bidang Infrastruktur
1. Perbaikan drainase di wilayah Kecamatan Nuangan (Sepanjang pembangunan drainase di wilayah Desa Nuangan Selatan)
2. Perbaikan jalan lingkar Provinsi Desa Lanud ke Kecamatan Modayag (Longsor yang mengakibatkan jalan raya terputus)
3. Penanganan abrasi pantai digaris pantai Desa Loyow (Cuaca ekstrim yang mengakibatkan abrasi digaris pantai Desa Loyow)
4. Perbalkan dan Pengecekan kembali oleh pihak peMerintah terkait saluran air yang diperuntukkan bagi sawah dan perkebunan di desa Matabulu (pembangunan saluran air yang airnya tidak sampai di area sawah dan perkebunan rakyat).
5. Pengaspalan jalan 1 km di wilayah kantor Desa Nuangan Selatan.
Bidang Sosial
– Bantuan ternak berupa bibit ayam, pakan, vitamin, obat-obatan dan biaya pembuatan kandang Bidang Pemerintahan
– Dimudahkan dalam pengurusan izin disektor perikanan laut untuk nelayan Bidang Pertambangan
Pendampingan evaluasi tatacara pengelolaan tambang rakyat di desa Nuangan (dapak lingkungan dan jalan yang rusak akibat pengelolaan tambang rakyat)
Bidang Pertanian
– Penjaminan kestabilan harga jual hasil perkebunan (jagung). harga jual hasil perkebunan (jagung) yang terus mengalami penurunan.
Seska Budiman
Anggota DPRD Sulut, Seska Budiman menggelar reses I di tahun 2025, bertempat di Kelurahan Kotabangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Selasa (18/03/2025).
Kegiatan reses Legislator Dapil Bolmongraya ini dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama dengan warga muslim Kotabangon.
Pada kesempatan tersebut, Politisi Partai NasDem ini menerima beragam aspirasi dari masyarakat Kotabangon, diantaranya pembuatan jalan paving di lorong-lorong, bantuan penerangan lampu jalan, bantuan bibit ikan, bantuan pupuk, bantuan UMKM, dan permasalahan lainnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, personil Komisi II DPRD Sulut ini mengatakan, akan berupaya mengawal aspirasi untuk disampaikan kepada pemerintah.
“Yang menjadi kewenangan provinsi, akan kami teruskan ke Pemerintah Provinsi Sulut, dan yang menjadi kewenangan pemerintah kota akan diteruskan pada pemerintah kota agar ditindaklanjuti,” kata Seska Budiman.
Lanjut Seska, adapun bantuan usaha yang telah memenuhi kriteria UMKM, ia berharap pemerintah melalui dinas terkait tetap menganggarkan bantuan kepada para pelaku usaha UMKM.
“Memang untuk tahun ini kita mengalami pemangkasan efisiensi anggaran. Tapi kita tetap berharap bahwa pemerintah masih bisa memberikan intervensi lebih kepada UMKM untuk lebih mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.
Mulyadi Paputungan
45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sesuai jadwal mulai melaksanakan masa Reses II untuk menyerap aspirasi masyarakat di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil).
Tak terkecuali anggota DPRD Dapil V Bolaang Mongondow Raya (BMR), Muliadi Paputungan. Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melaksanakan Reses Perdana di Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Barat, dari enam titik lokasi reses yang direncanakannya di Dapil BMR.
Ia mengatakan, sebagai wakil rakyat siap menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat, kemudian akan dikumpulkan dan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Sulut.
Ia menambahkan, semua anggota dewan akan berusaha menjaring aspirasi masyarakat secara optimal, sehingga pokok pikiran dewan benar-benar merupakan representasi kebutuhan riil di masyarakat dari setiap Dapil.
“Sebagai wakil rakyat, kami akan memperjuangkan pokok pikiran tersebut agar dapat dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya
Personil Komisi I DPRD Sulut ini pun mendapat berbagai aspirasi dari masyarakat untuk ditindaklanjuti. “Mana yang menjadi Kewenagan provinsi akan kami perjuangkan di DPRD untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi. Dan yang menjadi kewenangan Kabupaten/kota akan kami teruskan ke pemerintah kabupaten-kota,” tuturnya.
Selain menyerap aspirasi warga, Muliadi Paputungan menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat Desa Bungko. (Advetorial)
0 comentários:
Posting Komentar